Rabu, 25 Mei 2011

MANAJEMEN OPERASIONAL BENGKEL

NETRAL MOTOR SALEM



Persyaratan Sistem Manajemen Informasi Bengkel yang Baik

1. Mempunyai sistem manajemen informasi atau sistem pengendalian data bengkel yang akurat dan sesuai,yang bertujuan untuk agar pedoman,catatan,dan data-data yang direkampun mudah diidentifikasi,diakses, ditelusuri, dianalisis dan dipergunakan oleh karyawan bengkel.

2. Mempunyai prosedur pemelihraan dan pengendalian/controlling atas database,agar pengendalian database bisa berjalan dengan kontinyu.

3. Mempunyai sistem aktualisasi data,agar informasi yang ditampilkan benar,akurat,dan up to date

4. Menyimpan data yang di dokumentasikan minimal untuk 2 tahun,meliputi :

    -Data kegiatan operasional bengkel meliputi : pengelolaan suku cadang,proses perawatan dan perbaikan,data historis kendaraan dan faktur atau invoice

   - Data profil / kondisi fasilitas dan sarana bengkel meliputi : catatan dan jumlah peralatan dan fasilitas,pemeliharaan dan kalibrasi untuk alat yang membutuhkan kalibrasi ulang. dan data lainnya yang diperlukan

   - Pedoman ( Standar Operatimg Sistem ) bengkel

Manajemen Modal 

  Manajemen modal yang baik adalah tersedianya sistem pelaporan modal kerja yang teratur baik,rapi, serta terperinci dalam usaha bengkel,jika tidak pengeluaran di sisi biaya umum akan membengkak.

  Sebagai contoh modal investasi peralatan bengkel harus dijaga agar awet dan tidak rusak.

Alur Kerja Bengkel 

  Bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi operasional dalam sebuah bengkel,contohnya :

1. Proses pelayanan dimulai ketika pelanggan datang ke bengkel dengan membawa kendaraan yang akan diservis

2. Service advisor akan melayani dan memeriksa keluhan pelanggan,lalu memperkirakan apakah kerusakannya bisa diperbaiki atau harus ganti baru

3. Apabila pelanggan sudah setuju dengan estimasi biaya yang ditawarkan, SA akan membuat surat perintah kepada mekanik agar segera dikerjakan.

4. Kemudian setelah surat perintah keluar maka SA akan menyerahkan estimasi biaya kepada bagian keuangan untuk dimasukkan kedalam database.

5.Apabila kendaraan sudah selesai Kepala mekanik akan menyerahkan kendaraan yang telah selesai ke SA

6. setelah memeriksa kelengkapan kendaraan SA akan menghubungi pemilik kendaraan dan mengatakan sudah selesai diperbaiki dan seterusnya.

  Ini hanya contoh saja,tergantung tempat anda bengkelnya bagaimana tinggal menyesuaikan saja.

Penatan Ruang dan Display Produk 

1. hendaknya diatur dengan menekankan kepada arus lalu lintas kendaraan yang masuk ke bengkel anda,kecukupan ruang parkir adalah syarat mutlak yang harus dimiliki.

2. Jangan lupa memberikan ruang pandang yang jelas,sehingga konsumen bisa melihat kendaraannya yang sedang diperbaiki

3. Untuk display produk anda bisa meminta contoh produk dan brosur brosur dari suplier

4. Jangan lupa pasang poster berisikan prosedur pelayanan konsumen dan jaminan kualitas yang bisa didapatkan konsumen,dan bila perlu no telpon khusus untuk mengatasi keluhan konsumen.


Manajemen Arus Kas Bengkel 

meliputi :

* Pendapatan bengkel adalah semua pemasukan yang berasal dari jasa servis dan penjualan sparepart

* Pengeluaran bengkel adalah meliputi biaya tenaga kerja,belanja sparepart,pemeliharaan alat,kebersihan,listrik,telepon dan air serta masih banyak lagi


Yang terpenting semua laporan harus jelas disertai dengan bukti pembayaran dan pembelian agar data-data akurat.(RON215)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar